Tasikmalaya, 12 November 2025. Tim UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah V Tasikmalaya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, terdiri dari Ragih Lendra, S.H., Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Pertama, dan Haryanto, S.Kom., Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda.melakukan kunjungan kerja ke LPK Gunadhaya Atharrazka Indonesia (LPK GAI). Kunjungan ini sekaligus menjadi momen untuk memberikan apresiasi terhadap inovasi dan kualitas program yang dijalankan LPK GAI.
Dalam kesempatan tersebut, pengawas menyoroti Sistem Informasi Manajemen (SIM) LPK GAI yang dinilai tertata, transparan, dan memudahkan pemantauan progres peserta. Selain itu, pengawas juga menekankan apresiasi atas program pengembangan soft skills di luar program magang dan bahasa Jepang, seperti Growth Mindset, Leadership, dan Entrepreneurship, yang diyakini semakin mempersiapkan para peserta menjadi calon duta alih teknologi yang handal.
Pimpinan LPK GAI, Nuri Nuryani, S.Pd.I, menyampaikan:
“Kami belum puas ketika siswa kami bisa menembus Jepang, tapi kami akan puas bila mereka bisa menjadi agen perubahan di daerahnya masing-masing, membuka lapangan kerja baru, dan membantu mengurangi pengangguran.”
Kunjungan ini sekaligus menjadi dorongan bagi LPK GAI untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, pembekalan, dan pengembangan karakter peserta, sehingga lulusan LPK GAI tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi pemimpin dan inovator di komunitasnya masing-masing.
Tentang LPK GAI
LPK Gunadhaya Atharrazka Indonesia merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan yang fokus pada persiapan generasi muda menjadi tenaga profesional dan duta alih teknologi, dengan program yang mencakup bahasa Jepang, magang industri, dan pengembangan soft skills. LPK GAI berkomitmen untuk mencetak lulusan yang mandiri, siap kerja, dan mampu menciptakan perubahan positif di masyarakat.
